Kingsley Coman, Bukti Bahwa Juventus Terus Ulangi Kesalahan yang Sama

http://chaussuredefoot.info/wp-content/uploads/2020/08/b043f9afdf0f9a5d229f4d2d6f4729a3.jpg

AGEN BOLA ONLINE – Eks pelatih Juventus Fabio Capello mengkritik Juventus karena terus mengulangi kesalahan yang sama, usai melihat penampilan apik Kingsley Coman.
Coman merupakan salah satu winger andalan Bayern Munchen. Pemain asal Prancis itu dimainkan di laga final Liga Champions kontra PSG di Lisbon, Portugal, Senin (24/08/2020) dini hari WIB.
Coman tampil apik. Ia kerap meneror pertahanan kanan PSG. Pada akhirnya ia berhasil mencetak satu gol melalu tandukan kepalanya di awal babak kedua. Gol itu jadi satu-satunya gol yang tercipta di pertandingan tersebut. Coman pun sukses mengantarkan Bayern jadi juara Liga Champions 2019-20.

Kingsley Coman adalah pemain buangan Juventus. Ia awalnya direkrut pada tahun 2014. Namun pada tahun 2015 dipinjamkan ke Bayern Munchen dan pada tahun 2017 ia dilepas secara permanen ke klub Bundesliga tersebut.

Kisah Coman itu sebelumnya juga pernah terjadi pada Thierry Henry, yang gagal di Juventus dan kemudian bersinar di Arsena. Fabio Capello pun akhirnya mengkritik Bianconeri karena tak pernah belajar dari kesalahannya di masa lalu.

BACA JUGA : Gagal Bawa Inter Milan Juara, Romelu Lukaku Bertekad Bangkit di Musim Depan

“Coman dianggap cukup baik untuk menjadi starter di final Liga Champions untuk Bayern Munich,” buka Capello pada  agen bola online.

“Terbukti, Juventus terus mengulangi kesalahan yang sama. Henry tiba sangat muda di Juventus, mereka melepaskannya dan kemudian ia berkembang di Arsenal.”

“Coman mengikuti jalan yang sama sekarang di Munich. Ketika Anda melihat kualitas, Anda harus memiliki kesabaran untuk menunggu. Anda tidak bisa mengharapkan pemain muda untuk segera menjadi protagonis di level tertinggi,” tegasnya.

Kingsley Coman bukan peman yang asing bagi PSG. Ia dulu pernah memperkuat klub Paris itu sebelum pindah ke Juventus.

Coman mengaku senang bisa membawa Bayern Munchen menang atas PSG. Namun ia juga merasa sedikit tidak enak pada mantan klubnya itu.

“Rasanya luar biasa, saya sangat gembira. Saya 100 persen Bayern, tapi ini membuat saya sedikit sedih untuk PSG,” buka Coman kepada agen bola online.

Tak seperti Bayern Munchen, Juventus sendiri kembali gagal di Liga Champions pada musim ini. Mereka dikalahkan oleh Lyon di babak 16 besar. Bagi Kingsley Coman, gelar juara UCL itu sendiri merupakan gelar juaranya yang pertama di level Eropa.