Martunis : Dari Berbaju Rui Costa, lantas Bersua CR7, Blatter, Eusebio… serta Selesai di Akademi Sporting

Martunis : Dari Berbaju Rui Costa, lantas Bersua CR7, Blatter, Eusebio… serta Selesai di Akademi Sporting

Martunis : Dari Berbaju Rui Costa, lantas Bersua CR7, Blatter, Eusebio... serta Selesai di Akademi Sporting

Agen Casino Sbobet, Lisbon – Dari awalannya cuma kenakan pakaian Rui Costa serta nyaris kehilangan nyawa, lantas bersua Cristiano Ronaldo, Sepp Blatter, serta Eusebio. Saat ini dia mulai melalui karirnya juga sebagai pesepakbola di akademi Sporting Lisbon. Tersebut Martunis.

Martunis masih tetap berumur 7 th. saat bencana gempa bumi serta tsunami meluluhlantakkan bumi Aceh. Martunis kecil mungkin saja tidak pernah mengira bahwa tragedi yang nyaris merenggut nyawanya itu, dapat merubah hidupnya satu tahun lebih ke depan.

Waktu itu Martunis diketemukan bertahan hidup sesudah 21 hari terapung diantara puing-puing. Kisahnya mendunia lantaran waktu itu dia berseragam tim nasional Portugal bernomor punggung 10 punya Rui Costa.

Lantaran Seragam itu juga Martunis jadi buah bibir serta lalu mempertemukannya dengan semua scuad timnas Selecao das Quinas, termasuk juga Ronaldo.

Tidak hanya sebatas bersua, banyak ” bekal ” juga yang dibawa pulang Martunis dari Semenanjung Iberia saat itu. Dia diberikan rumah komplit beserta berisi oleh pelatih Portugal saat itu, Luis Felipe Scolari, lantas dana pertolongan yang beritanya sejumlah Rp 460 juta dari Federasi Sepakbola Portugal.

Lalu Martunis juga dioleh-oleh jersey timnas Portugal bernomor punggung 1 yang bertuliskan namanya sendiri serta berisikan sinyal tangan semua anggota scuad Portugal waktu itu, dari mulai Ronaldo (Manchester United), Deco (Barcelona), Figo (Inter Milan), serta Paulo Ferreira dan Ricardo Carvalho (Chelsea).

Martunis kecil juga digandeng Figo ke tengah lapangan waktu Portugal memerankan kompetisi Kualifikasi Piala Dunia 2006 kontra Slovakia. Dia bersalaman dengan presiden FIFA, Sepp Blatter, lantas legenda hidup Portugal, Eusebio, serta melihat segera pertandingan itu dari tribun kehormatan di samping Rui Costa.

Tragedi yang bikin Martunis kehilangan ibu dan ke-2 kakaknya itu, jadi jadi barokah terselubung baginya. Saat sebelum pulang dari Portugal, Martunis diangkat anak oleh Ronaldo yang lalu membiayai pendidikannya sampai sekarang ini.

Sesudah lama tidak terdengar berita masalah Martunis, kehadiran Ronaldo ke Bali 2013 silam buka lagi cerita lama pada bapak serta anak angkatnya itu. Waktu itu Ronaldo yang bertugas juga sebagai Duta Mangrove Indonesia saat itu mengajak Martunis untuk datang ke Bali.

” Saya sangatlah suka dapat bersua dia lagi sesudah paling akhir ketemu th. 2005. Waktu itu dia masih tetap berusia delapan th. serta saat ini dia telah beranjak dewasa, ” tutur Ronaldo saat itu.

Martunis, yang telah beranjak dewasa, juga tidak ketinggalan untuk ikuti style fesyen Ronaldo, hampir dari ujung rambut hingga ujung kaki. Bahkan juga account twitter-nya juga ikut memasukkan inisial CR, yang disebut singkatan nama komplit Ronaldo.

Mulai sejak kecil Martunis memanglah memiliki harapan jadi pemain sepakbola profesional serta ikuti jejak bapak angkatnya. Mulai sejak satu tahun lebih paling akhir, ia rajin ikuti latihan bola disalah satu akademi sepakbola di Banda Aceh.

” Yang dimimpikan saya satu waktu kelak dapat bermain bola di Portugal, ” ungkap Martunis yang mempunyai posisi main sama juga dengan Ronaldo, yaitu striker/winger.

Yang dimimpikan yang pada akhirnya terwujud di th. ini saat Sporting Lisbon, club tempat Ronaldo belajar main bola serta mengawali karir profesional, mengundang Martunis untuk datang ke Portugal. Ini yaitu kehadiran ke-2 Martunis di negara itu sesudah 10 th. silam.

Bertepatan dengan perayaan lagi th. ke-109 club, manajemen Sporting menginformasikan bahwa Martunis bakal jadi salah satu pemain akademi mereka.

Baca Juga : Sevilla serta Milan Setujui Transfer Rami

Saat ini pintu untuk Martunis melalui karir juga sebagai pesepakbola telah terbuka. Tinggal bagaimanakah pemuda 18 th. itu memakai sebaik-baiknya peluang yang didapatkan dari Ronaldo sebagai bapak angkatnya.

Selamat berjuang, Martunis!